Filsafat pendidikan, awalnya aku tidak tahu tentang apa itu filsafat.
mengapa kita sbagai calon guru sd harus memperlajari tentang filsafat
pendidikan.
fisafat berasal dari bahasa yunani, yaitu Philos dan sophia yang berarti
cinta kebijaksanaan atau belajar. lebih dari itu, dapat diartikan cinta
belajar pada umumnya hanya ada dala filsafat. untuk alasan tersebut,
maka sering dikatakan bahwa filsafat merupakan induk atau ratu ilmu
pengetahuan.
Dari uraian paragraph yang saya tulis bayak tertulis kata cinta. apa sih
arti kata cinta itu. kita sering sekali mengcapkan kata cinta pada
seseorang. aku cinta kamu. Sebenarnya apa arti kata cinta jika kita
berpikir secara filsafat. dari perkuliahan filsafat pendidikan dikatakan
leh dosen pengampu rombelu. Cinta adalah "ingin". jika kita berkata
"aku cinta kamu" maka sebenarnya kita menginginkan seseorang tersebut.
yah memang benar jika kita pikir-pikir kembali. siapa orang yang
mencintai seseorang yang tidak ingin memilikinya. semua orang ingin
memiliki dan bersama dengan orang yang mereka cintai.
Filsafat itu sendiri sangat berguna bagi hidup kita karena filsafat
mengajarkan kita bagaimana cara berpikir dalam menghadapi suatu
permasalahan. Kita harus berpikir secara radikal yaitu berpikir yang
mendalam sampai ke akar-akarnya. secara sisematis, kita harus berikir
secara urut dan tersusun. serta secara universal, bahwa kita harus
memandang suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang dan kita juga
harus memandang secara subjektif. Selain itu terdapat kedudukan filsafat
dalam kehidupan manusia yang saya kutip dari buku filsafat pendidikan
karangan Drs. H.M. Djumransyah, M. Ed adalah sebagai berikut.
1) Memberikan pengertian dan kesadaran kepada manusia akan arti pengetahuan tentang kenyataan yang diberiakn oleh filsafat.
2) Berdasarkan atas dasar-dasar hasil kenyataan itu maka filsafat
memberikan pedoman hidup kepada manusia. pedoman itu mengenai sesuatu
yang terdapa disekitar manusia sendiri, seperti kedudukan dalam
hubungannya dengan yang lain . kita juga mengetahui bahwa alat-alat
kewajiban manusia mliputi akal , rasa dan kehendak. Dengan akal filsafat
memberika pedoman hidup untuk berpikir guna memperoleh pengetahuan.
dengan rasa dan kehendak, maka filsafat memberika pedoman tentang
kesusilaan mengenai baik dan buruk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar